Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi ketika aliran darah di arteri dan vena dipaksa berada di bawah tekanan yang lebih tinggi dari biasanya. Ini bisa terjadi karena kelemahan jantung atau karena penumpukan kolesterol di arteri koroner, yang bisa mengurangi lumennya. Saat ini, sebagian besar orang di dunia menderita hipertensi, meskipun tidak selalu berakibat fatal. Pengobatan yang tepat dan gaya hidup positif dapat membuat orang dengan tekanan darah tinggi menjalani hidup yang panjang dan bahagia. Namun, pengabaian dapat menyebabkan masalah fatal yang parah seperti infark miokard (serangan jantung).

Tekanan darah tinggi dikenal sebagai Rakta Gata vata dalam Ayurveda. Ini dapat disebabkan karena perusakan salah satu dari tiga doshas, tekanan darah tinggi ​​meskipun kontribusi dari vata dosha mungkin lebih banyak, karena bertanggung jawab atas sirkulasi darah. Berikut ini adalah faktor pencetus utama bagi orang-orang dengan doshas yang berbeda: –

1. Hipertensi tipe Vata – Hal ini disebabkan oleh emosi yang ekstrim seperti kekhawatiran, kecemasan dan stres.

2. Hipertensi tipe Pitta – Hal ini disebabkan oleh emosi negatif seperti kebencian, kecemburuan dan perasaan balas dendam.

3. Hipertensi tipe Kapha – Ini disebabkan oleh masalah pada sistem pencernaan.

Baca Juga: Apa Itu Diplomasi?

(1) Herbal Berguna dalam Pengobatan Tekanan Darah Tinggi

1. Alfalfa (Medicago satina)

Alfalfa mengandung beberapa unsur yang dibutuhkan dalam pelunakan arteri keras. Ini mengurangi ketegangan di arteri dan karenanya membantu mengobati hipertensi.

2. Lumut darah (Achillea millefolium)

Bloodwort adalah ramuan pemicu keringat. Itu membuat aliran darah ke kulit untuk mengeluarkan keringat. Karena pergerakan bebas darah ini, tekanan darah tinggi berkurang. Bloodword mengandung alkaloid yang efektif menurunkan tekanan darah tinggi.

3. Bawang Putih (Allium sativum)

Bawang putih adalah agen antispasmodik. Karenanya ini mengurangi tekanan di arteri yang disebabkan karena aksi pemompaan jantung selama sirkulasi darah. Bawang putih menciptakan ritme dalam pemompaan jantung, yang memudahkan denyut nadi. Masalah tekanan darah tinggi lainnya seperti pusing, pengobatan stroke tanpa operasi sesak napas dan gangguan pencernaan juga bisa diatasi dengan bawang putih. Bawang putih secara luas dianggap sebagai obat terbaik untuk tekanan darah tinggi.

4. Berry Penyakit Kuning (Berberis vulgaris)

Jaundice berry adalah obat lain yang sangat efektif dalam pengobatan tekanan darah tinggi. Ini meredakan ketegangan di arteri dengan membuatnya melebar. Dengan demikian aliran darah di dalamnya difasilitasi.

5. Peterseli (Petroselinum crispum)

Peterseli seperti monitor pembuluh darah. Ini mengatur aliran darah di dalamnya dan menjaga sirkulasi yang mudah. Itu merawat seluruh sistem arteri. Karenanya ini adalah ramuan yang sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi.

6. Rauwolfia (Rauwolfia serpentina)

Efek rauwolfia pada arteri dan vena dari sistem manusia telah diselidiki secara rinci, dan hasil yang sangat positif telah diperoleh. Rauwolfia memiliki harta karun berupa alkaloid untuk meringankan arteri, menyinkronkan aliran darah di dalamnya, mengurangi palpitasi, dan bahkan menghilangkan penumpukan kolesterol di arteri. Oleh karena itu, praktisi dari segala bentuk pengobatan mengakui efek rauwolfia. Dalam Ayurveda, akar rauwolfia diresepkan untuk pasien hipertensi. Nama Ayurveda untuk rauwolfia adalah sarpagandha.

(2) Perawatan Diet untuk Tekanan Darah Tinggi

Pola makan yang ketat penting untuk mencari pengobatan dini dari tekanan darah tinggi. Poin-poin berikut harus dipatuhi: –

1. Garam harus dikurangi atau dihilangkan sama sekali dari makanan. Makanan panas dan pedas juga harus dihindari.

2. Alih-alih lemak terhidrogenasi, lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal harus digunakan. Ini termasuk minyak wijen, zaitun, biji rami, mustard dan kacang tanah. Ghee dan mentega yang terbuat dari susu sapi bermanfaat. Susu kerbau harus dihindari.

3. Gangguan pencernaan harus diatasi dengan mengonsumsi sayuran berdaun banyak yang mengandung serat.

4. Pare dan stik drum adalah sayuran yang bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi. Kolokasia harus dihindari, tetapi labu kuning membantu menurunkan tekanan darah.

5. Diantara buah-buahan, pisang, jeruk, jambu biji dan apel yang baik. Semua jenis buah dan kacang kering itu bagus.

6. Permen dan coklat harus dihindari.

7. Daging merah harus dihindari. Namun daging putih, khususnya ikan bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah.

(3) Konsep Ayurveda untuk Tekanan Darah Tinggi

Sarpagandha adalah obat pilihan untuk tekanan darah tinggi. Tidak hanya obat ini digunakan dalam pengobatan Ayurveda, tetapi juga digunakan dalam pengobatan allopathic dalam pengobatan tekanan darah tinggi. Selain itu, sediaan herbal berikut ini diresepkan tergantung pada penyebab doshic tekanan darah tinggi: –

Sebuah. Untuk Tekanan Darah Tinggi Vataja, jatamansi dan brahmi ditentukan.

b. Untuk tekanan darah tinggi Pittaja, sarsarapilla dan cendana diresepkan.

c. Untuk Tekanan Darah Tinggi Kaphaja, calamus, arjuna, shilajit, guggulu dan berberis ditentukan.

TEMPAT PENGOBATAN JANTUNG, DIABETES, GAGAL GINJAL, ASAM URAT, TBC, DARAH TINGGI, STROKE TERBAIK DAN AMPUH >>> https://youtu.be/1J17rBCYmjQ

(4) Home remedies untuk Tekanan Darah Tinggi

Sebuah. Minumlah sesendok jus lemon yang dicampur dengan madu setiap pagi.

b. Jeruk sangat membantu dalam tekanan darah tinggi. Minumlah jus dua atau tiga jeruk setiap hari.

c. Siapkan campuran bubuk biji jintan, biji adas dan gula pasir. Ambil satu sendok penuh campuran ini dalam air setiap pagi dan sore hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *